Apesal

♥ Followers ♥

Jenis-Jenis Jerawat

Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Tak ada seorang pun di dunia yang hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulit.Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormon yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormon yang menjadi penyebab timbulnya jerawat adalah sewaktu menstruasi, kehamilan, dan stres.
Rasa iri hati melihat mereka yang memiliki kulit licin dan mulus membuatkan sesetengah dari kita membeli produk kecantikan yang belum pasti isi kandungannya adakah produk tersebut mengandungi bahan terlarang seperti mercury ataupun hydroquinone. Kalau produk tersebut sesuai dengan kulit, ok laa..tapi bagi yang kulit tak sesuai ia akan memburukkan lagi keadaan dan akan menambahkan lagi jerawat pada kulit muka. Maka hati-hatilah dalam memilih produk penjagaan kulit muka. Tak nak hurai panjang pasal produk kecantikan sebab entry kali ni just nak fokus pada bahagian jenis jerawat yang kerap dialami oleh orang ramai. 
   Jom kita tengok jenis jerawat yang sering terdapat pada wajah.

Lesi non inflamasi

Follicular cast atau filament

Biasanya terdapat di sisi kanan dan kiri hidung yang dipenuhi sebum tersumbat seperti bubur. Dengan penekanan, sumbatan tersebut dapat dikeluarkan.

Mikrokomedo

Mikrokomedo terjadi sebelum komedo (sebum yang tersumbat) berubah menjadi whitehead atau blackhead. Jerawat ini tidak terlihat dari permukaan kulit dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop.

whiteheadWhitehead (Komedo tertutup)

Kelainan berupa bintil kecil dengan lubang kecil atau tanpa lubang karena sebum yang biasanya disertai bakteri menumpuk di folikel kulit dan tidak bisa keluar.

Blackhead (Komedo terbuka)

blackheadKomedo terbuka biasanya merupakan perkembangan lebih lanjut dari komedo tertutup, terjadi ketika folikel terbuka di permukaan kulit sehingga sebum, yang mengandung pigmen kulit melanin, teroksidasi dan berubah menjadi coklat/hitam. Blackhead dapat berlangsung lama karena proses pengeringan komedo di permukaan kulit berlangsung lambat .

Lesi inflamasi

Papel (papule)

papulPapel terjadi ketika dinding folikel rambut mengalami kerosakan atau pecah sehingga sel darah putih keluar dan terjadi inflamasi di lapisan dalam kulit. Papel berbentuk benjolan-benjolan lunak kemerahaan di kulit tanpa memiliki kepala. Jerawat jenis ini sering disebut sebagai “jerawat batu.”

Pustel (pustule)

pustelPustel terjadi beberapa hari kemudian ketika sel darah putih keluar ke permukaan kulit. Pustel berbentuk benjolan merah dengan titik putih atau kuning di tengahnya yang mengandung sel darah putih.

Nodul (nodule)

nodul
Bila folikel pecah di dasarnya maka terjadi benjolan radang yang besar yang sakit bila disentuh. Nodus biasanya terjadi akibat rangsang peradangan oleh fragmen rambut yang berangsung lama.

Abses

Kadang beberapa papel atau pustel mengalami pengelompokan dengan membentuk abses yang berwarna kemerahan, sakit dan cenderung mengeluarkan bahan berupa campuran darah, nanah dan sebum. Pada proses penyembuhan kelainan ini meninggalkan jaring parut yang luas.

Sinus

Jenis jerawat paling berat (acne konglobata). Sering terdapat di lekukan hidung, hidung, rahang dan leher. Kelainan berupa garis panjang dengan ukuran panjang boleh mencapai 10 cm dan mengandungi beberapa saluran sinus atau fistel yang menghubungkan sinus dengan permukaan kulit. Penyembuhan jerawat ini memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahun apabila mengalami proses inflamasi. Sinus harus ditangani dengan pembedahan.
credit to:http://majalahkesehatan.com/


0 00 orang suka komen: